Post

Id-soho Retro Classic Corsa – Serupa tapi tak sama

In Bengkel, Club R2, Modified, Moto Rev, rekreasi, Trik and trips on February 14, 2010 by andreas1308

Id-soho

Retro Classic Corsa – Serupa tapi tak sama

Ketika pertama keluar di Indonesia, varian vespa yang satu ini kurang begitu di minati oleh masyarakat Indonesia, terutama dengan transmisi otomatis nya. Vespa tipe Corsa ini dapat dikategorikan sebagai salah satu pelopor motor skuter bertransmisi matik di tanah air.

3 serangkai yang hobi otomotif sejak jaman masa SD nya menuangkan konsep – konsep modifikasi pada vespa tipe corsa ini. Pengerjaan dapat kategorikan cukup susah, karena bodi dari corsa yang bukan berbahan fiber melainkan besi seringkali berkarat. “pengerjaan awal dalam restorasi vespa corsa ini adalah melepas semua bagian, menurunkan mesin dan menggosok cat bodi hingga tak ada lagi dempul sedikit pun yang tersisa” buka ido. Bodi yang berkarat, oleh 3 serangkai ini di perbaiki dengan detailing yang ciamik sesuai dengan bawaan aslinya. Setelah bodi selesai baru lah 3 serangkai ini menerapkan berbagai idea yang ada kedalam konsep yang mereka inginkan.

Piagio Vespa Corsa 1993 dan 1997

Pada motor skutik ini, id-soho men-krom velg standar depan dan belakang serta peredam kejut depan di beri tutup atau cover bernada krom juga, untuk menghasilkan efek elegance retro velg depan dan velg belakang di tambah penutup atau dop krom full moon karya produksi id-doho sendiri. Skutik keluaran Piagio ini di beri warna sikkens super white dan pada bagian sayap depan di beri airbrush bertema fancy. Kembali ke bagian kaki – kaki, id-soho membalut velg depan dan belakangnnya mengunakan ban swallow ukuran 3.00 x 10” dimana keduanya di tambah oleh white wall, dipadu dengan rem standar orisinal bawaan corsa sendiri. Pada bagian kemudi, stang dikembalikan pada kondisi bagaikan baru keluar dari showroom, dipadu dengan windshield orisinal vespa Grantourismo.

Lots of chrome stuff

Bila di perhatikan secara seksama dari skutik ini, hampir semuanya bernada / bernuansa krom, dan hampir semua aksesories yang menempel adalah hasil karya sendiri, seperti kick stater, engsel laci, paha rem depan, handle rem, standart, kenalpot, dan back rack. “Kan lebih puas bisa produksi sendiri barang – barang nya, kita bisa sesuaikan dengan selera kita masing – masing” tutur ido pada Moto Rev.

Pada bagian mesin vespa corsa 125cc ini, id-soho tidak anyak melakukan perubahan. “kami ingin sama seperti aslinya” terang ido. Pemasangan karbu dellroto, busi denso,  dan perawatan ulang mesin dirasa sudah cukup.

Untuk mempercantik penampilan skutik ini, id-soho memasang jok custom suede id-soho erwarna merah maroon, dipadu dengan backrack id-soho beraliran krom plus rear bag made in id-soho juga. Kemali ke bagian depan, id-soho memasang handgrip vespa ET4, emblem Piagio dari orisinil vespa LX, karpet dek made in id-soho berwarna merah maroon. Sedangkan pada bagian samping, id-soho memasang chrase bar made in id-soho bernuansa krom, dan cat eye dari orisinil vespa ET4. Di bagian buritan tak kalah cantik nya, penambahan kepet air orisinal vespa menghiasi buritan, dan pemasangan lampu sein skrup L, dan untuk lebih mempercantik lagi dipasang monel.

“memang untuk membangun 1 unit skutik ini di butuh kan kesabaran yang tinggi” ujar ido menutup perbincangan dengan Moto Rev.

Nama Bengkel   : id-soho “boutique d’motorcycle

Alamat                  : Jl. Cihampelas No 186 kav 8 Bandung – Jawa Barat

Tlp                          : 022-92099711 / 081313695501

e-mail                   : idsoho@gmail.com

Comments Off

Post

Id – soho Boutique d’ Motorcycle

In Bengkel, Club R2, Modified, Moto Rev, Trik and trips on February 14, 2010 by andreas1308

Piagio memang pabrikan yang cukup di gandrungi oleh banyak warga Negara di Indonesia,terutama tipe Vespa. Mulai dari tahun paling tua hingga tahun paling muda seperti keluaran 2009. Penggunanya pun dari berbagai kalangan, baik itu pecinta penampilan orisinil, modif total, hingga retro klasik, dan banyak lagi. Di Indonesia sendiri jumlah pengguna nya mencapai jutaan orang.

Bagi ido, denny, dan doni kecintantaan akan motor pabrikan italia ini menjadi berkah tersendiri. “Awal nya kita suka kongkow bareng, ngobrolin otomotif, dan kita punya idea yang sama hingga akhirnya terbentuklah id – soho” buka Ido pada Moto Rev.

Toko + Bengkel Bodi

“Untuk toko ini kita bikin konsepnya Boutique, karena kita banyak membuat variasi motor yang kita jual sendiri disini, dan penampilan toko sendiri juga beda dengan toko – toko yang lainnya” lanjut ido. Selain menjual aksesories vespa handmade kreasinya, id-soho juga mahir memodifikasi motor scooter bahkan sampai membangun ulang.

“Kebanyakan kita dapet order dari luar bandung dan terkadang dari luar pulau jawa, untuk bikin cantik vespa mereka, seperti beberapa yang ada di dalam sini” cerita ido sambil menunjuk pada 2 unit vespa corsa keluaran tahun 90 an yang sudah selesai mereka bangun dan percantik.

Dalam pengerjan nya id –soho di bantu oleh 2 orang pegawai handalnya, dan selalu detail diperiksa ulang. Bagi id – soho membangun sebuah vespa merupakan kenikmatan tiada tara. “Bagi kami ini hobby yang bisa mensupport hidup kami juga” tutur ido. Id- soho sendiri berdiri sejak tahun 2006 di Jl. Cihammpelas No. 186 kavling VIII Bandung. Selain mengerjakan vespa, id –soho sendiri sering juga membangun motor – motor jepang dan eropa sesuai dengan permintaan pemiliknya. Dalam hal harga, id – soho tidak mematok harga karena menurut id – soho sendiri, setiap orang memiliki gaya dan cirri khas masing – masing serta spesifikasi yang berbeda. “Jarang sekali ada yang ingin sama konsep retro nya, seperti kedua Piagio Corsa ini” tunjuk ido lagi pada kedua skutik keluaran pabrikan piagio yang ada di salam toko nya, “kedua vespa ini bila dilihat sepintas sama, namun sebenarnya tidak sama, coba perhatikan saja beberapa detail” ajak ido pada Moto Rev.

“kita juga punya beberapa produk andalan handmade seperti rear bag, dan pernak pernik untuk berbagai tipe skuter buatan jepang maupun eropa, seperti rear rack dan banyak lagi” cerita ido lagi. “ s Dan kita juga membuat anhang atau trailer untuk kendaraan roda dua tergantung pada pesanan… pokoknya you suka skuter…kita ada” tutup ido pada Moto Rev

Nama Bengkel   : id – soho “Boutique d’ Motorcycle”

Alamat                  : Jl Cihampelas No. 186 kav 186 B – Bandung

Phone                   : 022 – 92099711

E-mail / Fb           : idsoho@gmail.com

Comments Off

Post

Kawasaki Ninja Club (KNC) – Bandung. Get the Style

In Club R2, Modified, Moto Rev, Trik and trips on February 14, 2010 by andreas1308

Nama komunitas roda dua yang satu ini tentu sudah sangat tidak asing lagi bagi warga kota Bandung terutama mereka yang menyukai otomotif roda dua, Kawasaki Ninja Club Bandung atau lebih dikenal dengan nama KNC Bandung. Komunitas yang memiliki segudang prestasi di bidang Freestyle Motor ini memang terkenal sangat solid sekali. “Bagi kami Freestyle merupakan ekspresi diri kami. Kami menyukai adrenalin dan kami salurkan dalam bentuk positif yaitu Freestyle dengan motor sebagai media” Ujar Ewink salah satu pengurus KNC Bandung Divisi Freestyle ketika ditemui MOTORev. Bagi para anggota KNC nampaknya Freestyle merupakan suatu ciri khas tersendiri, karena hampir semua anggotanya mahir melakukan freestyle menggunakan kuda besinya.

Komunitas yang melakukan KopDar rutin setiap Jum’at sore di sekitaran monument Pancasila Gasibu Bandung, hingga saat ini sudah memiliki anggota lebih dari 100 orang, “hampir semua anggota KNC – Bandung aktif, jarang sekali yang tidak aktif” lanjut Ewink. Selain hari Jum’at  sore, KopDar KNC – Bandung juga berlangsung pada hari Sabtu malam atau malam minggu di sekitaran jalan Cihampelas – Dr Rajiman – Wastukencana Bandung. “Kalau hari Jum’at kami disini (Gasibu – Red) sambil berlatih Freestyle” papar Ewink lagi.

Dalam sejarahnya komunitas ini awalnya terbentuk dari tahun 1997 dengan nama BKNC atau Bandung Kawasaki Ninja Club pada tanggal 20 Maret tahun 2003 berganti nama menjadi KNC atau Kawasaki Ninja Club Bandung. KNC Bandung ini selalu aktif dalam mengikuti setiap kegiatan otomotif roda dua dan juga kegiatan kegiatan sosial. Tidak hanya freestyle tapi kegiatan – kegiatan rutin seperti sahur on the road, buka puasa bersama anak yatim dan baksos – baksos lainya kerap kali mereka lakukan. Bahkan kegiatan yang baru saja mereka gelar adalah Touring Jelajah ¼ Negri beberapa waktu lalu yang diwakili oleh beberapa pengurus dan anggota KNC – Bandung, seperti Kaka – Arlan – Kudiel – dan Andri. Dan juga bertindak sebagai pengisi acara dalam event Glow Spot Fun Rally Anniversary di kota Bandung pada tanggal 22 November lalu.

Selain Divisi Freestyle, KNC Bandung juga memiliki Divisi Racing atau balap dengan Sendi sebagai penanggungjawabnya. KNC Bandung yang diketuai oleh Kaka ini sangat berperan aktif mendukung suasana kondusif kota Bandung. Dalam Visi misinya semua devisi dalam KNC memiliki satu tujuan yaitu mengharumkan nama Clubnya dengan suatu ciri khas yang berbeda dengan komunitas lainnya.

Kepengurusan Kawasaki Ninja Club (KNC) Bandung :

Pelindung : Dewan KNC Bandung

  • Kly (081 271 527 252)
  • Yopie Prisye (085 721 009 185)
  • Syahrir (022 70 420 298)

Ketua Umum KNC Bandung : Kaka (0857 829 59 591)

Sekretaris : Marsell (0856 24 75 12 33)

Bidang Humas :

  • Kudiel (0857 20 22 48 22)
  • Otonx (0856 220 777 55)

Divisi Freestyle : Ewink (0856 24 26 96 77)

Divisi Racing : Sendi (0815 62 73 413)

Lokasi KopDar :

  • Circle K Wastu Kencana Depan Hotel Novotel setiap hari sabtu jam 20.00 s/d selesai
  • Monumen Pancasila (UNPAD) setiap hari jum’at pada jam 16.00 s/d selesai

Web site :

http://www.knc-bandung.com/

Comments Off

Post

Nouvo Chopper Bandung- Matic Aing Kumaha Aing

In Bengkel, Club R2, Gadget & Tech, Modified, Moto Rev, Trik and trips on February 14, 2010 by andreas1308

Slogan Motor Aing Kumaha Aing (=bahasa sunda gaul, arti : motor gue ya terserah gue) yang sering terpajang di beberapa motor di kota Kembang Bandung sangat cocok kami berikan kepada salah satu motor merk Yamaha Nouvo Z hitam ini.

“Selama ini kan banyak nih motor Yamaha Nouvo yang dimodif, hanya saja biasa nya lari nya ke penampilan elegan atau low rider” buka Kautsar sang penunggang sejati Nouvo hitam ini, ”nah, saya ingin mebuat sesuatu yang berbeda sekali dengan yang banyak beredar di jalanan dan saya lihat masih jarang sekali penampilan chopper, jadi saya bikin lah nouvo ini penampilan chopper”  lanjut kautsar sambil terkekeh. Pria yang suka otomotif dari semenjak duduk di bangku SMU ini, berusaha menerapkan konsep old chopper yang di gandrungi di California USA. Dalam pengembangan nya kautsar belajar dari dunia maya dan di bantu oleh kakak – kakak nya yang juga gandrung akan otomotif.

Handmade parts

“Karena ingin tampil beda, beberapa aksesories seperti stang bar saya desain dan buat sendiri ke tukang las dan besi. Begitu juga untuk knalpot” tutur kautsar. Setelah melalui beberapa proses trial and error, dan merupakan waktu yang cukup menguji kesabaran bagi bujang satu ini.  “Gag gampang sih, dan sampai saat ini pun saya masih kurang puas dengan hasil total, masih ada beberapa lagi yang ingin saya rubah” lanjut kautsar lagi.

Pada bagian mesin, kautsar mempercayakan pada Budi dari Sky Motor Bandung yang memang gape akan karakter dan seluk beluk Yamaha Nouvo di kota Kembang. “Sky merupakan tempat berkumpulnya para pengguna Yamaha Nouvo di kota Bandung, baik itu dari yang standar sampai yang full modif untuk mesin. Saya kenal Budi Sky dari kakak saya yang memang terlebih dahulu menjadi pelanggan Sky Motor Bandung” cerita kautsar lagi.

Depan 16” – Belakang 14”

Pada bagian kaki – kaki, kautsar menerapkan velg D.I.D pada bagian depan dengan ukuran 16” x 1.40 dan bagian belakang 14” x 1.60 di percantik dengan jari –jari rata serta di balut dengan ban depan ukuran 100/80 16” merk Deli Tire Storm dan ban belakang di balut 120/70 14” merk Deli Tire tipe city Gripper. Sedangkan untuk bagian peredam kejut depan dan belakang serta rem masih menggunakan bawaan asli dari Yamaha Nouvo sendiri. Pada bagian stang, kautsar menbuat model mini ape hanger yang di balut warna hitam doff untuk diterapkan pada nouvo hitam nya ini, di tambah penggunaan stabilizer peredam kejut depan.

Beralih ke kompartemen mesin, kautsar menaikan daya dari mesinnya dengan penggunaan mesin 150cc ( seher 58,5 ), busi NGK Iridium, karburator Keihin 26 PE, piston HINODE, dan knalpot free flow model bamboo runcing kreasinya. Pada jok kautsar membuat custom ala old chopper, dan penggunaan spion model chopper yang di krom. “Untuk krom saya berusaha sebaik mungkin untuk men-seimbangkan dengan warna bodi, sehingga hanya knalpot, tutup kipas, braket stang dan spion saja yang krom, biar keliatan garang gitu… hehehehe” imbuh kautsar.

Untuk menunjang penampilan garang yang di inginkan, kautsar merubah warna headlamp menjadi merah. “kan kalau diliat dari depen garang banget ihihihiih” kekeh kautsar. Pada bagian bodi kautsar sangat ingin menditail, seperti penggunaan monel pada seluruh bodi nouvonya, lampu sein belakang import Thailand, dan lampu rem belakang Nouvo Thailand juga.

Foto session

Ketika hendak foto session, sepanjang perjalanan Yamaha Nouvo ini sangat menjadi perhatian orang banyak, terlebih dengan siulan kenalpotnya yang gahar dijamin mebuat orang yang tertidur langsung sadar. Begitu juga ketika foto session berlangsung di area Jl. Braga Bandung, lalu di lokasi Jl. Tamblong Bandung, banyak warga memperhatikan kehadiran Nouvo Chopper ini dengan tersenyum. “Motor, motor gue ya terserah gue mo gue apain juga” Ucap kautsar menutup pertemuan dengan percaya diri sambil terkekeh.

Comments Off

Post

Ujung Genteng Beach Sukabumi – Banten.

In 4 Play, Club R2, Moto Rev, rekreasi on September 3, 2009 by andreas1308 Tagged: , , , , , , ,

landscpe UGPesona alam Indonesia sangat lah indah, salah satu nya pantai Ujung Genteng yang terletak di selatan pulau jawa ini. Alam yang masih asri menjadi nilai tersendiri sebagai kawasan wisata domestic kita. Nama pantai Ujung Genteng mungkin kurang begitu familiar di telinga banyak orang, kawasan ini terletak di Kabupaten Sukabumi Provinsi Banten. Banyak potesi wisata yang masih sangat perawan di kawasan ini, beberapa diantara nya adalah kawasan penangkaran hewan ampibhi penyu dan kawasan surfing ombak tujuh yang ternyata merupakan salah satu primadona wisatawan manca Negara yang hobi surfing, dan air terjun cikaso dimana untuk mencapai tempat tersebut kita harus menaiki perahu terlebih dahulu. Waktu tempuh menuju kawasan ini dari kota Jakarta sekitar 285 Km atau sekitar 7 jam perjalanan, bila dari kota Bandung sekitar 300 Km atau sekitar 8 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Namun akses jalan menuju Pantai Ujung Genteng ini masih dalam kodisi yang bias di kategorikan kurang menunjang karena buruk nya akses jalan ini, banyak wisatawan khusus nya yang menggunakan kendaraan roda dua mengalami kesulitan yang berarti sekali seperti terjatuh, namun segala kesulitan perjalanan pasti terbayar ketika anda sampai di pantai ini. Benteng Balanda – karang – hutan. Dipantai ini ketika kita pertamakali arrived kita akan bertemu dengan hamparan pasir putih yang indah sekali dimana salah satu sisi nya adalah bekas peninggalan bangsa belanda yang biasa di sebut dermaga / benteng Belanda, dari sini kita masih harus berjalan lagi ke sebelah kanan melalui jalan berpasir putih untuk sampai ke penginapan dengan waktu te,puh sekitar 15 sampai 20 menit. Sesampai nya di area penginapan yang langsung berhadapan dengan pantai, kita bias langsung mencicipi hangat nya air laut menyambut kedatangan kita, dan kita bisa berjalan diatas karang bagaikan berjalan diatas air hingga jarak sekitar 500 meter dari bibir pantai. Namun ketika malam tiba anda jangan sampai tertidur karena masih ada yang lebih menarik lagi, yakni wisata malam ke pantai pangumbahan tempat penangkaran penyu. Perjalanan menuju pantai pangumbahan biasanya sekitar jam 9 malam, nah ini dia bagi wisatawan yang menggunakan roda 2 merupakan keasikan tersendiri, karena perjalanan akan melalui atau menyebrangi 2 sungai dan melalui hutan dengan jalan setapak di sertai trek jalan yang cukup di kategorikan trek light offroad. Tim saat mengunjungi pantai pangumbahan menggunakan motor tipe matic dan bila kondisi cuaca hujan trek dapat menjadi cukup berat karena lumpur yang dalam dan tidak lupa tanah yang di pijak adalah pasir pantai padat serta tinggi nya air sungai yang dilalui, namun hal ini dapat menjadi kesenangan tersendiri bagi anda. Sesampai nya di pantai Pangumbahan kita tidak akan langsung bertemu dengan penyu, tetapi kita akan menunggu penyu tersebut mendarat dan bertelur, setelah bertelur para petugas pantai akan memberi aba – aba untuk kita mengunjungi penyu tersebut di lokasi yang telah di tentukan, dan bila beruntung kita bisa bertemu penyu yang nota bene pernah mendarat di pantai ini dengan ukuran 2,5m x 2,5m. Namun selama menunggu kita akan di hibur oleh indah nya sinar bulan dan riuh nya ombak pantai, perlu di ingat selama menunggu kita tidak boleh menyalakan lampu baik itu flashlight atau handphone sekalipun karena akan membuat penyu takut untuk mendarat Pantai Ujung Genteng sangat cocok bagi honeymooners dan mereka yang senang akan keindahan alam. Dari segi penginapan ada yang sangat comfy sekali seperti Pondok Hexa, dari segi harga pun sangat terjangkau untuk room dengan single bed di harga 199rb / night nett, include AC tapi tidak ada TV, dan untuk tipe bungalow di patok harga 450rb/ night nett, include ac + tv. Dan untuk hidangan bila kita berangkat ke tempat pelelangan ikan yang posisi nya tidak jauh dari dermaga belanda, kita dapat save money a bit dan dimasak nya minta tolong dimasakkan oleh koki hotel dengan harga antara 15 rb sampai 35 rb include bumbu, tinggal pilih sesuai selera. So what are waiting for guys… ;) ) D1234S

Post

Speed Freaks – Indo Rub Keyspeed Racing Team -

In Moto Rev, Bengkel, Modified on September 3, 2009 by andreas1308 Tagged: , , , , , , , , , , ,

IMG_0253Memang susah untuk di obati kalau kegemaran akan otomotif sudah mendarah daging turun menurun. Seperti Erwin Choirudin, Pria subur asal Bandung ini sudah cukup lama dikenal di dunia otomotif roda 4 baik itu di Drag Race maupun Touring dengan segudang prestasinya yang boleh di acungi jempol.  Ramainya modifikasi dan balap motor matic, membuat Erwin pun tertarik dan langsung ikut menceburkan diri dalam dunia modifikasi untuk fashion dan racing motor matic. “Saat ini kita baru punya 4 matic racing,” ujar Erwin. Keempat bebek balap tanpa gigi ini memiliki karakter – karakterter sendiri.” Kita berniat untuk ikut semua kelas, mulai dari  kelas 125cc, lalu kelas 150cc, kelas 175cc dan kelas FFA (Free For All)” terang Erwin.”dan kita juga sedang siapkan 2 unit lagi untuk drag bike”lanjut Erwin. Erwin hanya tertawa ketika Moto Rev bertanya “Mo Bikin ternak bebek ya kang?, hehehe”, ketika motorev berkunjung ke kediaman nya di Komplek Palm Permai – Soekarnohatta. Total motor bebek matic yang dimiliki oleh Erwin dan keluarga membuat Moto Rev jadi tertarik. “di sini ada Nouvo dari beberapa tahun, lalu Nouvo Thailand, Vario dan banyak lagi, hehehehe” buka Erwin. Namun bagi Pria yang menjabat seagai direktur pada sebuah Perusahaan Swasta yang bergerak di bidang karet ini, dunia balap merupakan tantangan dan hobi paling mengasyikan.

Bukti prestasi telah di tunjukan oleh tim Indorub Keyspeed ini dengan podium yang di raih beberapa waktu belakangan ini. Salah satunya adalah untuk kelas 150 cc, pada seri I juara I, seri II juara II, seri III juara III dalam event matic race beberapa waktu lalu yang di selenggarakan di Jawa Barat.

Untuk persiapan tempur kendaraan nya di sirkuit, Erwin mempercayakan penggarapan mesin dan bodi bebek matic nya secara keseluruhan pada Kentar dari Keyspeed yang beralamat di  Jl. Sanggar Kencana VI CD 48 Komp. Sanggar Hurip – Soekarnohatta Bandung . Dan dalam penggarapan Erwin turut serta memberikan masukan dan tambahan

Untuk Mio Soul kelas 150 cc blok mesin menggunakan blok ori mio dengan panggantian boring dan seher Izumi 57,25mm dengan Klep EE 30mm/ 25mm noken as bubutan, roller 9 gram rata. Di bagian kaki – kaki, Erwin mempercayakan pada velg Ride It lebar 1.40 dan dibalut oleh ban Indotire 90/80 pada depan dan belakang, dan pada knalpot menggunakan kenalpot bobokan standar sesuai dengan regulasi matic race. Dibagian mesin Erwin memberi sentuhannya tersendiri dengan pemasangan oil cooler dari mobil mitshubishi lancer evolution GSR dan Engine mounting dari bahan polyrethune pabrikan nya sendiri. Ketika di coba dyno test motor hp yang didapat adalah 15 hp.

Pria yang suka warna merah ini mempercayakan tunggangan nya untuk di gas di sirkuit pada Deden Gantar the Mantri. “Saya dan Deden teman sepermainan dari lama, dan dilihat dari style riding dan prestasi yang dimiliki di dunia balap maka saya percaya deden bisa membawa motor dan team keposisi paling tinggi” Tutup Erwin. >>D1234S<<

Alamat Key Sepeed :

Jl. Sanggar Kencana VI CD 48  Komp. Sanggar Hurip Soekarno Hatta – Bandung

Comments Off

Post

Halloo…

In basa basi on September 2, 2009 by andreas1308 Tagged: , , , , , , , , , , , ,

Handre smilealo selamat datang di blog saya….

Blog ini sebagian besar adalah liputan tentang serba serbi otomotif baik itu roda dua dan roda empat. Mayoritas artikel yang tertuang di sini telah terbit terlebih dahulu di majalah Moto Rev dan 4 Play Magazine. Dan ada juga beberapa artikel saduran dari sumber – sumber yang terpercaya.

salam hangat,

Andreas Anggiat M Simorangkir

Contributor for Moto Rev Magazine & 4Play Magazine

Are Bandung and West Java

E – mail : silverlines.bc@gmail.com

Comments Off

Post

Hello world!

In Uncategorized on September 1, 2009 by andreas1308

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments Off

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.